Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Kompos Berbahan Dasar Daun Bambu Bagi Masyarakat Petani di Desa Tonasa Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa
Abstract
Salah satu bahan untuk membuat pupuk kompos adalah dedaunan. Bahan yang digunakan untuk kompos dengan memanfaatkan daun yang melimpah seperti daun bambu. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan dan pelatihan. Metode yang digunakan penyuluhan dan pelatihan pupuk organik kompos berbahan daun bambu adalah metode ceramah, praktek, demokrasi dan pelatihan dan tanya jawab. Kegiatan di ikuti oleh 25 orang. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian tim pelaksana hasil kegiatan simpulkan bahwa pemberian materi yang diberikan pada penyuluhan pelatihan yaitu materi manfaat bahan limbah organik dan cara pengomposan. Pelatihan pembuatan kompos dari daun bambu telah berhasil dengan baik. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini mendapat tanggapan positif serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat petani setempat. Pengabdian ini diharapkan dapat mengedukasi kelompok tani sasaran agar dapat membuat sendiri pupuk organik dengan memanfaatkan sampah organik dari limbah pertanian atau limbah rumah tangga, sehingga dapat memenuhi kebutuhan pertanian perorangan serta mandiri. Evaluasi dilakukan untuk meningkatkan dan mempertahankan pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan dimasa yang akan datang.
Downloads
Copyright (c) 2024 Andi Amran Asriadi, Firmansyah Firmansyah, Nailah Husain

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







