Pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Kabupaten Cilacap Tahun 2024

  • Hery Setiadi (1) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap
  • Islakhul Muamalah Devitasari (2) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap
  • Elok Ainur Latif (3*) Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali Cilacap

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung, Sekolah Lapang Cuaca Nelayan, SLCN, nelayan

Abstract

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian di Indonesia yang mempunyai tugas dalam bidang Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Bidang Meteorologi terbagi dalam beberapa bagian, yaitu Meteorologi Penerbangan, Meteorologi Sinoptik dan Meteorologi Maritim. Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap mempunyai tugas dalam bidang Meteorologi Penerbangan dan penambahan mandat dalam bidang Meteorologi Maritim. Dalam bidang Meteorologi Maritim, Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap mendapat tugas untuk menyebarkan informasi maritim dan pengetahuan tentang cuaca maritim kepada masyarakat nelayan setempat. Permasalahan yang dihadapi dalam penyebaran informasi adalah tidak semua nelayan mampu mengoperasikan telepon untuk mengakses Informasi meteorologi maritim. Kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) di Cilacap ini menjadi solusi yang tepat untuk memberikan pemahaman kepada peserta agar mampu mengakses dan menerjemahkan informasi cuaca maritim secara mandiri. Peserta juga dibekali kemampuan untuk menyebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat nelayan lainnya, guna mendukung keselamatan dan kesiapsiagaan dalam aktivitas melaut. Kegiatan ini dilaksanakan dengan pelatihan secara langsung melalui diskusi interaktif, simulasi penggunaan aplikasi cuaca, serta interpretasi data prakiraan cuaca. Materi pelatihan disesuaikan dengan konteks lokal dan disampaikan dalam bahasa yang mudah dipahami oleh nelayan. Metode pembelajaran dilakukan secara dialogis yang mendorong peserta untuk aktif bertanya dan berbagi pengalaman, sehingga materi menjadi relevan dengan kondisi nyata di lapangan. Pada kegiatan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) Tahun 2024, tingkat pemahaman peserta mencapai 91%, meningkat jauh dibandingkan pelaksanaan SLCN Tahun 2023 sebesar 85%. Peningkatan ini menunjukkan adanya kemajuan dalam pemahaman peserta terhadap materi cuaca maritim. Melalui program ini, diharapkan dapat memberikan manfaat terhadap nelayan, penyuluh, serta petugas dinas terkait, dalam rangka tercapainya penyebaran informasi cuaca dari BMKG. Sehingga nelayan dapat merencanakan pelayaran dengan lebih aman dan efisien. Hal ini tentu akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan nelayan di wilayah pesisir Cilacap.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-08-15
How to Cite
Setiadi, H., Devitasari, I. M., & Latif, E. A. (2025). Pelaksanaan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Kabupaten Cilacap Tahun 2024. Madaniya, 6(3), 1253-1258. https://doi.org/10.53696/27214834.1294
Section
Artikel