Literasi Digital dalam Membentuk Karakter Islami Siswa SD Inpres Japing

  • Rahmat (1*) Universitas Muslim Indonesia
  • Muhajir (2) Universitas Muslim Indonesia
  • Andi Puspitasari (3) Universitas Muslim Indonesia

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: berbasis karakter islami, digital, literasi

Abstract

Tingkat literasi di Indonesia masih rendah secara global, terkonfirmasi oleh PISA 2018 (peringkat ke-62 dari 70) yang menunjukkan pelajar kurang mampu memproses informasi secara kritis. Hambatan utama mencakup rendahnya minat baca masyarakat (hanya 1 dari 1.000 orang aktif membaca) dan masalah aksesibilitas bahan bacaan berkualitas di wilayah terpencil. Pemerintah mengatasi hal ini melalui Gerakan Literasi Nasional (GLN), termasuk Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SD, yang bertujuan menumbuhkan minat baca melalui tahap pembiasaan (misalnya, membaca 15 menit dan pojok baca). Pengabdian ini berfokus pada Literasi di SD, berfungsi sebagai jembatan untuk mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan kecakapan hidup. Literasi digital di sini bukan sekadar kemampuan teknis, tetapi sarana menanamkan etika digital berlandaskan moralitas Islam, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kesantunan siswa. Penerapannya harus fokus pada pengawasan dan etika, dengan memanfaatkan teknologi sebagai medium dakwah dan pembelajaran nilai. Ini mencakup kemampuan memilah informasi dan menggunakan gawai secara bijak dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, kolaborasi aktif antara guru, sekolah, dan orang tua sangat diperlukan. Program PkM di SD Inpres Japing berhasil meningkatkan kesadaran literasi dan membentuk sikap Islami di lingkungan sekolah dan rumah. Pencapaian fisiknya adalah pembuatan Sudut Baca yang dapat merangsang siswa untuk melalukan kegiatan literasi di kelas.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-11-28
How to Cite
Rahmat, R., Muhajir, M., & Puspitasari, A. (2025). Literasi Digital dalam Membentuk Karakter Islami Siswa SD Inpres Japing. Madaniya, 6(4), 2978-2987. https://doi.org/10.53696/27214834.1547
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2