Edukasi Engineering Berbasis STEM bagi Siswa SMA Sebagai Bekal Menghadapi Tantangan Masa Depan

  • Riska Iva Riana (1*) Universitas Negeri Makassar
  • Nurul Ilmi (2) Universitas Negeri Makassar
  • Syakia Muflihat (3) Universitas Negeri Makassar
  • Siti Ruqaiyah Baharuddin (4) Universitas Negeri Makassar
  • Muh. Bhilal Halim (5) Universitas Negeri Makassar

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: STEM, PKM, engineering, literasi teknologi, siswa SMA

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA terhadap konsep engineering melalui pendekatan berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 10 Makassar dengan metode partisipatif yang meliputi sosialisasi, demonstrasi teknologi sederhana, serta pendampingan melalui mini project berbasis problem solving. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang terdiri dari 13 indikator (P1–P13). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, di mana rata-rata skor siswa meningkat dari 2,7 pada pre-test menjadi 4,1 pada post-test dengan persentase peningkatan sebesar 52%. Peningkatan tertinggi terjadi pada indikator pemahaman karier teknik (64%), Internet of Things (63%), dan teknologi modern seperti Artificial Intelligence (60%). Selain itu, kegiatan ini juga mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi siswa. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan STEM yang diterapkan secara interaktif dan aplikatif efektif dalam meningkatkan literasi engineering siswa serta kesiapan menghadapi tantangan teknologi masa depan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi yang dapat direplikasi di sekolah lain secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-05-25
How to Cite
Riana, R. I., Ilmi, N., Muflihat, S., Baharuddin, S. R., & Halim, M. B. (2026). Edukasi Engineering Berbasis STEM bagi Siswa SMA Sebagai Bekal Menghadapi Tantangan Masa Depan. Madaniya, 7(2), 1037-1045. https://doi.org/10.53696/27214834.1762
Section
Artikel