Pemanfaatan Tanaman Lokal untuk Optimalisasi Lahan Kosong Masyarakat di Desa Nampar Tabang-NTT

  • Lana Sugiarti (1*) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Emilianus Jehadus (2) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Yohanes Eudes Warnoldi Lagam (3) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Marsianus Hendra (4) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Desideria Febrinola Sutriani (5) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Marianus Alberto Nona (6) Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: Nampar Tabang, lahan kosong, tanaman lokal

Abstract

Masyarakat di Desa Nampar Tabang mayoritas penduduknya bermatapencaharian sebagai petani dan buruh tidak tetap. Beberapa warga juga merantau keluar daerah sebagai buruh. Warga masyarakat desa rata-rata mempunyai lahan luas yang belum dimanfaatkan dengan optimal misalnya lahan pekarangan rumah. Oleh karena itu tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat agar mampu mengoptimalisasikan lahan pekarangan dengan menanam tanaman lokal sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan mereka. Desa Nampar Tabang terletak cukup jauh dari kota dan pasar sehingga perlu biaya lebih untuk dapat membeli sayuran dengan berbagai jenis. Kegiatan pengabdian ini dimaksudkan agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan sayuran ataupun bahan pangan lainnya untuk makan sehari-hari dengan memanfaatkan tanaman lokal yang mudah diperoleh dan diperbanyak. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Nampar Tabang, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 23-25 Desember 2022 dengan beberapa tahapan yaitu: 1) Koordinasi dengan perwakilan masyarakat; 2) Sosialisasi pemanfaatan tanaman lokal; 3) Praktik menanam; 4)  Evaluasi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng yang berjumlah 28 orang beserta 2 dosen pendamping yang dibagi dalam 6 kelompok untuk membantu masyarakat dalam praktik menanam tanaman. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini adalah masyarakat merasa terbantu dalam memanfaatkan lahan kosong, meningkatkan pengetahuan dalam menanam tanaman lokal, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya akan sayuran, dan mahasiswa dapat ikut berpartisipasi dalam memajukan desa. Saat pelaksanaan kegiatan ini masyarakat berpartisipasi dengan antusias dan mengikuti serta mendukung seluruh kegiatan yang dilaksanakan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Darmana, T., dkk. (2021). Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Meningkatkan Ekonomi Warga RT 002/05 BTN Cantiga Petir Cipondoh Tangerang. Terang: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri, 3(2), 163-170.

Abdullah, A., & Pratiwi, R.I. (2021). Pemanfaatan Lahan Sebagai Pembantu Sumber Pangan dan Pendapatan Pada Masa Pandemi Covid-19. Transformatif: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 189-206.

Hutubessy, J. I. B., dkk. (2022). Pendampingan Penerapan Teknologi dan Inovasi Pertanian Melalui KKN Mandiri Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Desa Naganesa Kabupaten Ende. Selaparang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(3), 1168-1172.

Meidiyustiani, R., dkk. (2021). PKM Pemanfaatan Lahan Melalui Tanaman Berbasis Teknologi Hidroponik. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 4(4), 457-462.

Published
2023-02-13
How to Cite
Sugiarti, L., Jehadus, E., Lagam, Y. E. W., Hendra, M., Sutriani, D. F., & Nona, M. A. (2023). Pemanfaatan Tanaman Lokal untuk Optimalisasi Lahan Kosong Masyarakat di Desa Nampar Tabang-NTT. Madaniya, 4(1), 323-328. https://doi.org/10.53696/27214834.396
Section
Artikel