Pengembangan Destinasi Wisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa di Lombok Timur

  • Bambang Triaji (1) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Didin Hadi Saputra (2*) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Rabiyatul Adawiyah (3) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • M Nurdin (4) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Lale Yaqutunnafis (5) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Meiyanti Widyaningrum (6) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • M Nasuhi (7) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Mufida Mufida (8) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Elita Maydasari (9) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Abdul Gafar (10) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Muhamad Galang Isnawan (11) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Muhammad Madani (12) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Lailatul Hidayah (13) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Zainudin Zainudin (14) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Wina Rosida Ariska (15) Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

  • (*) Penulis Korespondensi

Keywords: Desa Wisata, Pringgasela Selatan, SWOT

Abstract

Dalam mengembangkan salah satu desa wisata, upaya pengembangan adalah merupakan salah satu upaya yang bisa ditempuh untuk memberdayakan masyarakat serta memacu untuk mengembangkan potensi desa yang mengarah pada peningkatan produktivitas masyarakat agar lebih mandiri. Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu daerah destinasi wisata yang sangat terkenal di Indonesia bahkan dunia. Hal ini tergambar dari data kunjungan wisatawan ke NTB. Desa Pringgasela Selatan yang terletak di sebelah timur Pulau Lombok, tepatnya terletak di Kabupaten Lombok Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai usaha untuk mengembangkan sektor pariwisata dengan memanfaatkan potensi–potensi desa yang memang tersedia, guna mengembangkan desa wisata di desa Pringgasela Selatan. Melalui pariwisata masyarakat bisa melakukan perubahan, yang semula masyarakat terpinggirkan, kurang diberdayakan diharapkan setelah adanya pengembangan pariwisata masyarakat dapat terlibat dalam pengelolaan dan kegiatan desa wisata.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asmaria, A., Akbar, M. F., & Kuswarak, K. (2020). Pemanfaatan Potensi Desa Dalam Pengembangan Desa Wisata Di Desa Pulau Legundi Kecamatan Punduh Pedada Kabupaten Pesawaran. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), pp. 413–420. https://doi.org/10.24967/psn.v1i1.859

Isnaryati, D. S. (2021). Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2021 Tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Kemenparekaf, pp. 2–75.

Kemenparekraf. (2022). Permenparekraf Nomor 4 Tahun 2022 Tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik Dana Pelayanan Kepariwisataan Tahun Anggaran 2022.

Mayunita, S. et al. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Desa Bahari III dalam Pelaksanaan Program Desa Wisata. Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), pp. 71–80. https://doi.org/10.30651/hm.v1i2.5551.

N, F.A., Krisnani, H., & Darwis, R.S. (2015). Pengembangan Desa Wisata Melalui Konsep Community Based Tourism. Prosiding Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2(3), 341–346. https://doi.org/10.24198/jppm.v2i3.13581

Grochowicz, J., Czarniecka-Skubina, E., & Nowak, D. (2008). Historic Traditions Combined with Old Polish Cuisine as a Tourist Attraction in Poland. Tourism in The New Eastern Europe: Global Challenges – Regional Answers: International Conference, Warsaw.

Sari, A. K. et al. (2022). Upaya Pengembangan Dan Branding Desa Wisata Berbasis Umkm Lokal Di Desa Sumbermujur. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 1187–1194. https://doi.org/10.31004/cdj.v3i2.5659.

Published
2023-05-15
How to Cite
Triaji, B., Saputra, D. H., Adawiyah, R., Nurdin, M., Yaqutunnafis, L., Widyaningrum, M., Nasuhi, M., Mufida, M., Maydasari, E., Gafar, A., Isnawan, M. G., Madani, M., Hidayah, L., Zainudin, Z., & Ariska, W. R. (2023). Pengembangan Destinasi Wisata Melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa di Lombok Timur. Madaniya, 4(2), 810-821. https://doi.org/10.53696/27214834.473
Section
Artikel

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2