Pendampingan Guru Bahasa Inggris dalam Menerapkan Pembelajaran Kreatif dan Inovatif Melalui Pemanfaatan Media Berbasis Sampah di Kabupaten Luwu Timur
Abstract
Guru-guru di Kabupaten Luwu Timur masih sangat membutuhkan pelatihan untuk mengembangkan pembelajaran kreatif dan inovatif termasuk dalam hal penggunaan media. Guru diharapkan dapat berkreasi dan menggunakan media pembelajaran yang menarik perhatian siswa, menjadikan belajar lebih bermakna, dan membuat materi lebih mudah dipahami. Pemanfaatan sampah dan barang bekas menjadi media pembelajaran dapat dijadikan salah satu alternatif yang sekaligus menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan lingkungan hidup. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pendampingan kepada guru bahasa Inggris tentang praktik pembelajaran kreatif dan inovatif dengan pemanfaatan media berbasis sampah. Metode pengabdian yang diaplikasikan adalah Asset Based Community-driven Development. Fasilitator pendampingan ini adalah Tim Pengabdian Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris IAIN Palopo yang terdiri atas dosen dan mahasiswa. Peserta pendampingan adalah guru-guru bahasa Inggris dari tiga SMP/MTs di Kecamatan Burau dan Wotu, Kabupaten Luwu Timur. Pendampingan terdiri atas lima unit kegiatan yang menguatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengembangkan pembelajaran kreatif dan inovatif menggunakan media berbasis sampah di kelas bahasa Inggris. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik sesuai yang direncanakan serta mendapat respon positif dari para guru peserta pendampingan dan apresiasi dari pihak sekolah mitra.
Downloads
References
Ali, M. (1992). Guru Dalam Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru.
Ariyanto, dkk. (2020). PKM Memanfaatkan Bahan Sederhana dan Sampah Sebagai Alat Peraga untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA. Jurnal Publikasi Pendidikan, 10(3), 271-277. http://ojs.unm.ac.id/index.php/pubpend
Al-Lamri, S. I. H. & Ichas, T. I. (2006). Pengembangan Pendidikan Nilai dalam Pembelajaran Pengetahuan Sosial di Sekolah Dasar. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional RI.
Australian Community Development and Civil Society Strengthening Scheme (ACCESS). (2013). Pembaru dan Kekuatan Lokal untuk Pembangunan. Jakarta: Australian Community Development and Civil Society Strengthening Scheme (ACCESS) Tahap II. http://psflibrary.org/catalog/repository/Pembaru%20dan%20Kekuatan%20Lokal%20untuk%20Pembangunan.pdf.
Hamalik, O. (1994). Media Pendidikan. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti.
Hamsa, A., & Sulaiman, R. (2021). Penyuluhan Pengolahan Sampah Pada Anak di Komunitas Youth Sikolata. Madaniya, 2(3), 313-322. https://doi.org/10.53696/27214834.96
Kartikawati, E., dkk. (2021). Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Sel Dengan Memanfaatkan Kertas Bekas. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(3), 305-311. http://dx.doi.org/10.30651/aks.v5i3/4892
Kencono, D. S. & Winarsih, A. S. (2021). Pemanfaatan Barang Bekas sebagai Alat Peraga Edukasi Ramah Lingkungan Sekolah PAUD di Kota Yogyakarta. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 6(3), 291-297. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v6i3.2082
KSNP-SPP. (2006). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 21/PRT/M/2006. Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum RI.
Martínez-de-la-Hidalga, Z. & Villardón-Gallego, L. (2016). Evolution of the Concept of the Teaching Profession in Secondary School Teacher Training. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 217(February), 74–83. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2016.02.029
Paredes-Chi, A. A. & Castillo-Burguete, M. T. (2018). Is Participatory Action Research an Innovative Pedagogical Alternative for Training Teachers as Researchers? The Training Plan and Evaluation for Normal Schools. Evaluation and Program Planning, 68(June), 176–84. https://doi.org/10.1016/j.evalprogplan.2018.03.007
Rusmono. (2012). Strategi Pembelajaran dengan Problem Based Learning Itu Perlu untuk Meningkatkan Profesionalitas Guru. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Solihatin, E. & Raharjo. (2008). Cooperative Learning: Analisis Model Pembelajaran IPS. Jakarta: Bumi Aksara.
Sukamti, E. U. (2017). Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran dari Barang Bekas untuk Kelas 4 bagi Guru SD Kota Blitar. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah, Universitas Negeri Malang.
Rusnilawati, dkk. (2018). Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Edukatif dari Sampah Anorganik bagi Siswa dan Guru di SLB N Semarang. Proceeding of the 7th University Research Colloquium 2018: Bidang Pendidikan, Humaniora dan Agama.
Copyright (c) 2023 Masruddin Masruddin, Magfirah Thayyib, Yuyun Ruqiyyat Said, Fadliyah Rahmah Muin, Mustika Mustika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







