Kampung KB Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat dalam Penanggulangan Stunting di Kelurahan Mugarsari Kota Kecamatan Tamansari Kota Tasikmalaya
Abstract
Pemberdayaan masyarakat dalam program kampung KB merupakan suatu program dalam upaya penanggulangan stunting melalui pembinaan gizi masyarakat di Kelurahan Mugarsari, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya. Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberdayakan masyarakat melalui kader Kampung KB Cipasung sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi dan komunikasi kepada masyarakat, yang tujuannya memberikan pengetahuan dan penanggulangan tentang bahaya stunting. Kurangnya asupan gizi ibu hamil, menyebabkan pertumbuhan bayi dalam kandungan terhambat karena penyebab stunting bisa diakibatkan oleh kurangnya gizi saat masa pertumbuhan yang tidak terpenuhi dengan baik, termasuk makanan pendamping ASI yang berkualitas dan makanan yang bergizi tinggi. Stunting juga dapat diakibatkan oleh beragam kondisi dan keadaan, yang dapat mempengaruhi pertumbuhan tubuh seseorang menjadi terhambat sehingga terlihat kurus, kecil dan kurang tinggi. Upaya pencegahan terjadinya stunting dapat dilakukan dengan beragam cara, yaitu dengan membiasakan diri untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, terpenuhinya makanan yang memiliki kandungan gizi yang baik, tercukupinya nutrisi bagi tubuhnya agar tidak terjadi stunting pada balita dan ibu hamil. Oleh karena itu, memahami budaya hidup sehat dapat menunjang penanganan dan pencegahan stunting melalui program kesehatan bagi masyarakat, dan memulihkan trauma permasalahan yang dihadapi oleh penderita stunting, sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri serata dapat kembali kemasyarakat untuk melakukan aktivitas sebagaimana mestinya.
Downloads
References
Aisyaroh, N., Susiloningtyas, I., & Mubarok. (2017). Pengembangan Intervensi MP-ASI dengan Metode Demonstrasi pada Tenaga kesehatan di Desa Batur Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang. Prosiding Implementasi Penelitian Pada Pengabdian Menuju Masyarakat Mandiri Berkemajuan. Semarang: Universitas Muhammmadiyah.
Dwi Faqihatus. dkk. (2021). Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Program Pencegahan Stunting Pada Balita di Masa Covid. Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH), 1(2).
Dyah Puji Astuti. (2020). Pencegahan Stunting Melalui Kegiatan Penyuluhan Gizi Balita Dan Pemberian Makanan Tambahan Berbasis Kearifan Lokal di Posyandu Desa Madureso. http://repository.urecol.org/index.php/proceeding/article/view/931/902.
Effendi, F., & Makhfudli. (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas: Teori dan Praktik dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Fanny, dkk. (2018). Pemberdayaan Tenaga kesehatan Dalam Deteksi Dini Stunting dan Stimulasi Tumbuh Kembang pada Balita. Jurnal Padjajaran: Universitas Padjajaran.
Irwan. (2017). Etika Dan Perilaku Kesehatan. Yogyakarta: Absolute Media
Lailatul M, Ni’mah C. (2015). Hubungan Tingkat Pendidikan, Tingkat Pengetahuan dan Pola Asuh Ibu dengan Wasting dan Stunting pada Balita Keluarga Miskin. Media Gizi Indonesia, 10(2015), 84–90.
Laili, U., & Andriani R.A.D. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS, 5(1), 8 https://doi.org/10.32528/pengabdian_iptek.v5i1.2154
Mardiyono. (2017). Kampung KB Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat/keluarga di Jawa Timur. Jurnal Cakrawala, 11(2), 129-136.
Martua Hasiholan Bacin. (2013). Peningkattan Partisipasi Masyarakat Dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan (Studi Kasus: Bandung Barat. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 22(3).
Nasrul, Hafid F, Razak Thaha A. Suriah. (2015). Faktor Risiko Stunting Usia 6-23 Bulan di Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 11(3), 139–46.
Notoatmodjo, S. (2007). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta: Karya Medika.
Persatuan Ahli Gizi Indonesia /PERSAGI. (2018). Stop Stunting dengan Konseling Gizi. Jakarta: Penebar Plus.
Rachmita, I. (2019). Optimalisasi Peran Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Indonesia. http://www.kompasiana.com.
Rahmadhita K. (2020). Permasalahan Stunting dan Pencegahannya. Jurnal Ilmu Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 225-229.
Sekertariat Wakil Presiden Repblik Indonesia. (2017). 100 Kabupaten/Kota Prioritas Untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting). Jakarta: Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskina, 2017), hal 7.
Sutio, D. (2017). Analisis Faktor-Faktor Risiko terhadap Kejadian Stunting pada Balita. Jurnal Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Masarakat, 28, 247–256.
Totok Mardikanto, Poerwoko Soebiato, (2013). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta,
Vilda Ana Veria Setyawati. (2020). Pengaruh kampung KB pada intervensi gizi sensitif stunting di Desa Janegara. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journa of Nutrition), 9(1), 42-47.
Copyright (c) 2023 Mumu Mumu, Yus Darusman, Lilis Karwati, Nurlaila Nurlaila, Muhammad Rafli Alviansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







