Potensi Hasil Tani Hutan dalam Pembuatan Kerajinan Bambu Berbasis Alat Musik Rinding Gumbeng sebagai Otentik Wonosadi Community Forest Desa Beji
Abstract
Pengabdian masyarakat ini dilakukan oleh inisiatif mahasiswa untuk menggali dan mengembangkan potensi hasil tani hutan, khususnya bambu, sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan berbasis alat musik Rinding Gumbeng yang otentik dari Wonosadi Community Forest, pengabdian ini dilakukan di Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Derah Istimewa Yogyakarta. Kerajinan Rinding Gumbeng memiliki nilai budaya dan sejarah yang mendalam bagi masyarakat setempat, namun keberadaannya mulai tergerus oleh perkembangan zaman. Melalui program ini, dilakukan pelatihan kepada masyarakat setempat dalam pembuatan Rinding Gumbeng dengan teknik tradisional yang berkelanjutan, serta diintegrasikan dengan sentuhan inovasi modern untuk meningkatkan nilai jual dan daya tarik produk. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kemampuan dan kemauan yang kuat untuk mempertahankan warisan budaya mereka, sekaligus memanfaatkan sumber daya alam lokal secara optimal. Metode yang dilakukan adalah partisipative approach, dengan metode pendekatan community development partisipastif kepada responden terdiri dari masyarakat selaku usaha. Responden turut serta berperan langsung pada focus group discussion, wawancara, pelatihan, konsultasi dan eksekusi. Melalui pelaksanaan pengabdian ini diharapkan akan mampu mendorong tumbuh dan berkembangnya UMKM tani hutan terutama kerajinan bambu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan kualitas peran aktif para mahasiswa sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan mutu sumber daya manusia di masyarakat Desa Beji.
Downloads
Copyright (c) 2024 Bayu Aji, Noval Arwansyah, Bangkit Ardianyah, Agil Firli Gunawan, Sabella Anthing Melati, Savitri Jayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







