Penyuluhan Pemilihan Alat Kontrasepsi Pada Wanita Usia Subur Sesuai Kondisi Kesehatan Akseptor
Abstract
Program Keluarga Berencana (KB) sudah berjalan lama, namun masih banyak calon akseptor khususnya wanita usia subur yang mengalami kesulitan di dalam menentukan pilihan jenis kontrasepsi. Hal ini tidak hanya karena terbatasnya metode yang tersedia, tetapi juga oleh ketidaktahuan mereka tentang persyaratan dan keamanan metode kontrasepsi tersebut. Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk dapat membantu wanita usia subur memilih jenis kontrasepsi dengantepat. Kegiatan ini dilaksanakan di RT 01, Kelurahan 16 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu 2, Kota Palembang pada tanggal 27 Mei 2023. Sasaran kegiatan ini adalah wanita usia subur yang telah menikah dan berjumlah 20 orang. Metode kegiatan ini terdiri pemeriksaan kesehatan (skrining), penyuluhan dengan menggunakan media PowerPoint, leaflet, jenis-jenis alat kontrasepsi dan diskusi. Selanjutny aevaluasi dengan pemberian konseling dan pemasangan alat kontrasepsi untuk peserta yang siap. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah kondisi kesehatan peserta menunjukkan yaitu sebanyak 9 (45%) wanita usia subur yang menderita hipertensi dan sebanyak 11 (55%) tidak mengalami hipertensi. Setelah pelaksanaan pengabdian Masyarakat ini diharapkan wanita usia subur akan mengganti metode kontrasepsi yang tidak tepat untuk meminimalisasi efek samping yang muncul.
Downloads
References
Aquari, B. (2018). Hubungan Peningkatan Berat Badan Dan Ketidakteraturan Siklus Haid Dengan Pengguna KB Suntik Pada Akseptor Kb Di Puskesmas Pembina Palembang Tahun 2018. Jurnal Kebidanan, 8(1), 30–35.
BKKBN. (2016). Kebijakan Program Kependudukan , Keluarga Berencana , Dan Pembangunan Keluarga. Jakarta: BKKBN.
BKKBN. (2017). Keluarga Berencana Dan Kesehatan Reproduksi. Jakarta: BKKBN.
BKKBN. (2018). Peserta KB Aktif Menurut Metode Kontrasepsi Per- Provinsi. Jakarta: BKKBN.
Kemenkes RI. (2019). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta.
Kemenkes RI. (2021). Pentingnya Penggunaan Alat Kontrasepsi. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Pusdatin Kemenkes RI. (2014). InfoDATIN: Situasi Dan Analisis Keluarga Berencana. Pusat Data Dan Informasi Kementerian Kesehatan RI, 1–6.
Setiyowati, E., & Sudarto Ronoatmodjo. (2019). Hubungan Kontrasepsi Hormonal Dengan Kejadian Hipertensi Pada Wanita Di Indonesia (Analisis Data IFLS 5 Tahun 2014). Jurnal Dunia Kesmas, 8(1), 25–32.
Wenger, N. K., Arnold, A., Bairey Merz, C. N., Cooper-DeHoff, R. M., Ferdinand, K. C., Fleg, J. L., Gulati, M., Isiadinso, I., Itchhaporia, D., Light-McGroary, K., Lindley, K. J., Mieres, J. H., Rosser, M. L., Saade, G. R., Walsh, M. N., & Pepine, C. J. (2018). Hypertension Across a Woman’s Life Cycle. Journal of the American College of Cardiology, 71(16), 1797–1813.
WHO. (2013). A Global Brief on Hypertension. Geneva: World Health Organization.
Copyright (c) 2023 Ratika Febriani, Ratih Pratiwi, Indri Ramayanti, Kuntafie Tarik Al Haq Mukhtarudin, Rahma Syifa Aulia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Dengan mengirimkan naskah artikel, berarti penulis setuju dengan segala kebijakan yang ditetapkan oleh jurnal dan penerbit.
Penulis menyatakan bahwa:
- kebijakan ini telah diketahui dan disetujui bersama oleh semua penulis;
- naskah artikel belum dipublikasikan secara resmi sebelumnya di media ber-ISSN atau ber-ISBN yang terdaftar, kecuali dalam bentuk abstrak atau sebagai bagian dari materi kuliah, atau skripsi/tesis/disertasi yang tidak diterbitkan;
- naskah tidak sedang dalam proses editorial dan dipertimbangkan untuk publikasi di tempat lain;
- publikasi naskah ini telah disetujui oleh semua penulis, institusi afiliasi penulis, otoritas yang bertanggung jawab, dan lembaga di mana kegiatan telah dilakukan;
- naskah berisi materi yang aman dari pelanggaran hak cipta;
Perjanjian Hak Cipta dan Lisensi
- Penulis memiliki hak cipta dan hak kepemilikan lainnya yang terkait dengan artikel.
- Penulis memiliki hak dan diizinkan untuk menggunakan substansi artikel untuk karya-karya penulis berikutnya, termasuk untuk keperluan bahan/materi kuliah dan buku.
- Penulis menyerahkan hak publikasi pertama kepada jurnal dengan di bawah Lisensi Creative Commons (CC BY 4.0).
Pernyataan Lisensi CC BY 4.0
Anda diperbolehkan:
- Berbagi — menyalin dan menyebarluaskan kembali materi ini dalam bentuk atau format apapun;
- Adaptasi — menggubah, mengubah, dan membuat turunan dari materi ini untuk kepentingan apapun, termasuk kepentingan komersial.
Pemberi lisensi tidak dapat mencabut ketentuan di atas sepanjang Anda mematuhi ketentuan lisensi berikut ini.
- Atribusi — Anda harus mencantumkan nama yang sesuai, mencantumkan tautan terhadap lisensi, dan menyatakan bahwa telah ada perubahan yang dilakukan. Anda dapat melakukan hal ini dengan cara yang sesuai, namun tidak mengisyaratkan bahwa pemberi lisensi mendukung Anda atau penggunaan Anda.
- Tidak ada pembatasan tambahan — Anda tidak dapat menggunakan ketentuan hukum atau sarana kontrol teknologi yang secara hukum membatasi orang lain untuk melakukan hal-hal yang diizinkan lisensi ini.







