Optimalisasi Pekarangan Menjadi Kebun Tanaman Obat Keluarga Yang Produktif di Desa Ploso, Kota Kudus

Keywords: TOGA, Ploso, Kudus, produktivitas, pekarangan

Abstract

Pertumbuhan ekonomi diwilayah perkotaan meningkat sangat cepat dan berkontribusi pada peningkatan pembangunan wilayah. Dampak yang ditimbulkan adalah penyempitan pekarangan rumah diperkotaan. Desa Ploso merupakan Kawasan padat penduduk yang memiliki pekarangan sempit namun masih potensial untuk dikembangkan. Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan salah satu jenis tanaman yang baik untuk dikembangkan di pekarangan rumah. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah membantu masyarakat memaksimalkan lahan pekarangan untuk budidaya tanaman TOGA dan menambah pengetahuan masyarakat tentang manfaat TOGA. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus pada bulan September 2023. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah penyampaian materi, diskusi, praktik, dan pendampingan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah peserta secara umum telah mengetahui proses budidaya TOGA, sehingga pengabdian kali ini difokuskan pada persiapan media tanam yang baik, pemilihan rimpang yang akan digunakan sebagai bibit dan cara perawatan tanaman secara optimal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alpandari, H., & Arini, N. (2022). Pemanfaatan Pekarangan Sempit Untuk Budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Kelurahan Pati Kidul. Madaniya, 3(3), 579-584.

Alpandari, H., & Prakoso, T. (2022). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam Optimalisasi Pekarangan Sebagai Ketahanan Pangan Keluarga. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 288-293.

Ariyanto, S. E., Arini, N., & Alpandari, H. (2022). Pemanfaatan Pekarangan Untuk Budidaya Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Pati Kidul Kabupaten Pati Jawa Tengah. Muria Jurnal Layanan Masyarakat, 4(3), 92-98.

Cahyaningrum, P. L., & Wiguna, I. K. (2021). Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Pada Masa Pandemi Covid-19 di Banjar Tanjung Desa Sanur Kauh. Jurnal Sewaka Bhakti, 7(2), 65-72.

Jumriana, Werling, R., Saripa, & Syaiful. (2021). Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Tanaman Obat Keluarga Di Kelurahan Batu Sebagai Persediaan Obat Herbal Keluarga. Jurnal Lepa-Lepa Open, 1(3), 471–479.

Kastanja, A. Y., Patty, Z., & Dilago, Z. (2019). Pemanfaatan Pekarangan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Masyarakat Desa Kali Upa. Dharma Bakti Teuku Umar, 1(1), 173-181.

Sari, I. D., Y, Y., Slahaan, S., Riswati, & Syaripuddin, M. (2015). Tradisi Masyarakat dalam Penanaman dan Pemanfaatan Tumbuhan Obat Lekat Pekarangan. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 5(2), 123-132.

Sugito, Susilowati, & Kholif, M. A. (2017). Strategi Pemanfaatan Lahan Pekarangan Untuk Budidaya. Penamas Adi Buana, 2(2), 1-8.

Susanto, A. (2017). Komunikasi Dalam Sosialisasi Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di Kecamatan Margadana. Jurnal Para Pemikir, 6(1), 111-117.

Published
2023-11-14
How to Cite
Alpandari, H., Anwar, K., Krestiani, V., & Suharijanto, S. (2023). Optimalisasi Pekarangan Menjadi Kebun Tanaman Obat Keluarga Yang Produktif di Desa Ploso, Kota Kudus. Madaniya, 4(4), 1781-1786. https://doi.org/10.53696/27214834.631
Section
Artikel